Gorontalo, Medgo,ID — Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo selaku Walidata Daerah melaksanakan kegiatan pembinaan dalam rangka penguatan tata kelola statistik sektoral sebagai persiapan Penilaian Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2028. Kegiatan yang merupakan bagian dari upaya kolaborasi dan sinergi data berkualitas menuju pemerintahan berbasis data tersebut dilaksanakan di Manna Cafe, Senin (25/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Gorontalo menetapkan dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai peserta pembinaan sekaligus calon nominator Penilaian EPSS Tahun 2028. Penetapan ini dilakukan berdasarkan kesiapan pengelolaan data statistik sektoral, komitmen kelembagaan, serta dukungan terhadap implementasi Satu Data Indonesia di daerah.
Dua OPD yang menjadi nominator EPSS yakni Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo dengan kegiatan statistik kompilasi data penerima layanan rehabilitasi, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo dengan kegiatan statistik kompilasi data pendidikan Provinsi Gorontalo. Kedua OPD dinilai memiliki kesiapan dalam pengelolaan data sektoral sesuai prinsip statistik yang terstandar.
Kegiatan pembinaan dihadiri oleh perwakilan tim pengelola data dari beberapa OPD, antara lain Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Dinas Peternakan dan Perkebunan Provinsi Gorontalo, serta Dinas Sosial Provinsi Gorontalo. Turut hadir Tim Penilai Internal Pemerintah Provinsi Gorontalo, Badan Pusat Statistik Provinsi Gorontalo selaku instansi pembina data, serta Tim Skala sebagai mitra kolaborasi pelaksanaan pembinaan dan penguatan penyelenggaraan statistik sektoral daerah.
Melalui kegiatan ini, Walidata Daerah memberikan penguatan terkait penerapan prinsip-prinsip statistik sektoral, pengelolaan metadata, standar data, interoperabilitas data, serta peningkatan kualitas pengelolaan data pada masing-masing OPD. Pembinaan ini juga bertujuan meningkatkan nilai tingkat kematangan (maturity level) statistik sektoral daerah agar mampu mendukung perencanaan pembangunan berbasis data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kepala Bidang Statistik Dinas Kominfotik Provinsi Gorontalo, Sumarto Biki, menegaskan bahwa EPSS merupakan bagian penting dari upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral di daerah. Menurutnya, output akhir dari EPSS akan memperlihatkan sejauh mana kegiatan statistik sektoral dilaksanakan sesuai prosedur dan program, serta bagaimana proses pendokumentasiannya dilakukan.
“Kedepan, kebijakan-kebijakan daerah akan bertumpu pada ketersediaan data dan informasi. Sumbernya ada di OPD selaku produsen data,” ujar Sumarto.
“Dengan kegiatan seperti ini, kita akan lebih tahu seperti apa data yang baik, terstandar, dan bisa dibagipakaikan,” pungkasnya.
Dengan adanya pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan, diharapkan seluruh OPD mampu memperkuat koordinasi pengelolaan data sektoral, meningkatkan kualitas penyajian data, serta mendukung implementasi Satu Data Indonesia di Provinsi Gorontalo secara terpadu dan berkesinambungan.(Adv)
