Gorontalo, Medgo.ID – Provinsi Gorontalo tengah menjadi pusat perhatian nasional. Melalui penyelenggaraan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII, daerah ini menjadi tuan rumah bagi puluhan ribu petani, nelayan, penyuluh, pelaku usaha, hingga pemangku kepentingan dari seluruh Indonesia.
Di bawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail, Gorontalo tidak hanya menjadi lokasi penyelenggaraan sebuah agenda nasional, tetapi juga berhasil menampilkan wajah daerah yang kaya akan potensi pertanian, perikanan, budaya, pariwisata, serta keramahan masyarakatnya. Berbagai agenda strategis turut digelar, mulai dari pertemuan HKTI, forum organisasi dan asosiasi pertanian, pameran teknologi dan inovasi pertanian, atraksi budaya nusantara, hingga kunjungan ke berbagai destinasi wisata unggulan di Gorontalo.
Menurut juru bicara pemerintah Provinsi Gorontalo Dr. Alvian Mato kegiatan PENAS ini adalah hasil kolaborasi antar semua kepala daerah se- provinsi Gorontalo dan seluruh masyarakat Gorontalo baik yang di Gorontalo maupun masyarakat Gorontalo yang ada di perantauan. Ujar alvian
Keberhasilan menghadirkan agenda berskala nasional ini dinilai menjadi bukti kepemimpinan Gusnar Ismail yang visioner, mampu membangun sinergi dengan pemerintah pusat dan berbagai pemangku kepentingan.
Seluruh rangkaian kegiatan juga dibuka untuk masyarakat umum, sehingga manfaat ekonomi dan sosial dapat dirasakan secara luas. Kehadiran peserta dari berbagai provinsi memberikan dampak positif bagi sektor perhotelan, transportasi, kuliner, UMKM, hingga promosi daerah di tingkat nasional.(Adv)
