Banner IDwebhost
Banner IDwebhost
Berita  

Wagub Idah Apresiasi Kehadiran Wamen P2MI, Dzulfikar Ajak Pemuda Muhammadiyah Bangun Eksistensi

GORONTALO, MEDGO .ID — Kader Pemuda Muhammadiyah didorong tidak sekadar aktif dalam organisasi, tetapi mampu membangun eksistensi yang kuat dan memberi kontribusi nyata di tengah masyarakat. Pesan itu disampaikan Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) sekaligus Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah saat membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Pemuda Muhammadiyah Provinsi Gorontalo.

Rakorwil yang mengusung tema “Bertumbuh dan Mengakar untuk Indonesia Jaya” tersebut berlangsung di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Rabu (9/9/2026) malam. Kegiatan diikuti kader dan pemuda Muhammadiyah se-Provinsi Gorontalo.

Di hadapan para kader, Dzulfikar menekankan pentingnya membangun eksistensi dengan fondasi yang kokoh. Ia menyebut terdapat tiga basis yang harus dimiliki seorang kader, yakni social base, skill base, dan intellectual base.

“Tanamlah eksistensi dirimu di dalam tanah yang kuat, dengan akar yang kuat. Karena orang yang eksistensinya dibangun di atas dasar yang tidak kuat, maka sesungguhnya ketika dia tampil di permukaan, itu sesuatu yang lemah dan tidak sempurna,” ujar Dzulfikar.

Ia kemudian menguraikan bahwa social base berkaitan dengan kemampuan kader membangun hubungan dan penerimaan di lingkungan sosialnya. Kader dituntut dikenal serta mampu mengambil peran di tengah masyarakat. Sementara skill base menekankan pentingnya keterampilan yang dapat menjadi bekal dalam menjalankan peran organisasi maupun kehidupan profesional.

Adapun intellectual base, menurut Dzulfikar, berkaitan dengan kapasitas intelektual kader. Ia mengingatkan bahwa dalam pandangan Muhammadiyah, kemuliaan seseorang tidak hanya dibangun melalui ilmu, tetapi juga adab dan perilaku.

Lihat Juga  Cegah Korupsi dari Kampus, UNG Bekali Mahasiswa Pascasarjana dengan Nilai Integritas

Ketiga fondasi tersebut, lanjutnya, menjadi modal penting karena perjuangan menghadirkan kebaikan membutuhkan organisasi yang kuat dan terarah. Dalam konteks itu, ia mengingatkan pesan Ali bin Abi Thalib mengenai pentingnya mengorganisasi kebenaran agar mampu menghadapi kebatilan yang terorganisir.

Tidak berhenti pada penguatan kapasitas individu dan organisasi, Dzulfikar juga mengajak kader Pemuda Muhammadiyah mengambil bagian dalam pembangunan peradaban. Ia menyebut tiga ranah yang perlu menjadi perhatian kader, yakni peradaban politik, peradaban loyalitas, dan peradaban ekonomi.

Menurutnya, ketiga aspek tersebut merupakan bagian dari ruang perjuangan kader dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik. Tantangan yang muncul dalam proses tersebut, kata dia, harus dihadapi secara bersama-sama dengan kekuatan organisasi dan kapasitas kader yang memadai.

Sementara itu, Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menyampaikan apresiasi atas kehadiran Dzulfikar Ahmad Tawalla di Gorontalo. Mewakili Pemerintah Provinsi Gorontalo, Idah menyambut kehadiran Wamen P2MI sekaligus Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah tersebut di Bumi Serambi Madinah.

Idah berharap kehadiran pimpinan nasional Pemuda Muhammadiyah itu dapat memberikan energi baru bagi kaum muda, khususnya kader Pemuda Muhammadiyah di Gorontalo. Ia juga menyampaikan salam dari Gubernur Gorontalo kepada seluruh peserta Rakorwil.

Menurut Idah, Muhammadiyah memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat dan diharapkan terus menjadi corong yang menyuarakan sekaligus menghadirkan kemanfaatan. Kontribusi tersebut antara lain terlihat dari kiprah Muhammadiyah dalam bidang pendidikan dan kesehatan.

Lihat Juga  “Cegah Stunting Tak Cukup dari Piring, Dikbud Gorontalo Bidik Karakter Remaja”

Ia menilai aktivitas kader Muhammadiyah di berbagai bidang, termasuk politik, tidak mengurangi peran organisasi dalam memberikan pelayanan dan kontribusi sosial kepada masyarakat.

Kehadiran Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), termasuk Fakultas Kedokteran, juga dinilai menjadi bagian penting dalam memperluas kontribusi Muhammadiyah terhadap pembangunan daerah.

“Mudah-mudahan dengan berdirinya UMGO dan hadirnya Fakultas Kedokteran ini, kita bisa melahirkan dokter-dokter yang unggul dan berkualitas, dan tentunya bisa memberikan kontribusi yang banyak untuk profesi dan pembangunan Gorontalo,” pungkasnya.

Melalui Rakorwil tersebut, Pemuda Muhammadiyah Gorontalo diharapkan semakin mampu memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas kader. Semangat untuk bertumbuh dan mengakar menjadi pijakan dalam memperluas kontribusi pemuda bagi masyarakat, daerah, dan Indonesia. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *