Banner IDwebhost
Banner IDwebhost
Religi  

Wagub Ida Syahidah Tutup Qur’an Camp, Tekankan Pentingnya Cinta Al-Qur’an Sejak Dini

Kabupaten Gorontalo,MEDGO.ID – Wakil Gubernur Gorontalo, Ida Syahidah, resmi menutup kegiatan Qur’an Camp yang diselenggarakan oleh Yayasan Gorontalo Muda dan Berdaya di Villa Desaku, Desa Molowahu, Kecamatan Tibawa, Senin (16/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, sejak 14 hingga 16 Maret 2026 tersebut diikuti puluhan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar , sekolah menengah atas hingga perguruan tinggi .

Dalam sambutannya, Ida Syahidah memberikan apresiasi tinggi kepada panitia dan peserta yang telah berkomitmen mengikuti kegiatan keagamaan di bulan Ramadan. Ia menilai, kegiatan seperti Qur’an Camp sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda.

“Di luar sana anak-anak dengan kegiatan yang hura-hura, tetapi kalian diarahkan untuk mencintai Al-Qur’an. Tidak hanya mencintai, tetapi juga memahami dan mengamalkannya,” ujar Ida Syahidah.

Menurutnya, membangun kecintaan terhadap Al-Qur’an bukanlah hal yang mudah, terlebih di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Oleh karena itu, kegiatan yang dikemas dalam bentuk pesantren kilat seperti ini dinilai efektif dalam menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus membentuk karakter anak sejak dini.

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung pendidikan karakter anak. Doa dan sikap orang tua, kata dia, memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan anak.

Selain itu, Wagub menilai kolaborasi antara mahasiswa sebagai panitia dan peserta dari kalangan pelajar menjadi contoh sinergi positif lintas generasi.

“Ini menjadi motivasi. Yang kecil ingin seperti kakaknya, dan yang besar punya cita-cita lebih tinggi. Inilah proses pembentukan generasi unggul,” tambahnya.

Kegiatan Qur’an Camp ini merupakan penyelenggaraan keempat dan diharapkan dapat terus berlanjut pada Ramadan berikutnya. Pemerintah Provinsi Gorontalo pun mendukung penuh kegiatan serupa sebagai bagian dari upaya membangun generasi berakhlak dan berdaya saing.

Di akhir sambutannya, Ida Syahidah berpesan kepada seluruh peserta untuk terus belajar dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

“Jangan hanya membawa kenangan, tapi bawalah Al-Qur’an sampai akhir hayat,” tutupnya.(Rara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *