Gorontalo,Medgo.ID – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah , melalui Yayasan Dharma Bakti Ummu Syahidah menyerahkan satu unit mobil ambulans kepada Wahdah Islamiyah Wilayah Gorontalo. Penyerahan berlangsung di Kantor CMP, Kelurahan Moodu, Jumat (27/2/2026).
Idah Syahidah menjelaskan, bantuan tersebut berawal dari kehadirannya dalam kegiatan Wahdah Islamiyah sekitar sebulan lalu, saat mengukuhkan tim penyelenggara jenazah. Dari momentum itu muncul niat untuk membantu operasional pelayanan yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat.
“Mobil ini sebelumnya berada di Yayasan Ummu Syahidah. Daripada tidak dimanfaatkan secara optimal, saat pengukuhan saya sampaikan bahwa ambulans yang saya miliki sebaiknya digunakan untuk mendukung operasional tim penyelenggara jenazah,” ujar Wagub.
Ambulans tersebut telah digunakan sekitar lima tahun. Setelah dilakukan pengecekan, kondisinya masih baik dan layak pakai. Ia berharap kendaraan itu dapat menunjang kelancaran tugas tim Wahdah Islamiyah yang sewaktu-waktu dibutuhkan masyarakat.
Menurutnya, ambulans tersebut sebelumnya juga difungsikan untuk pelayanan kemanusiaan, seperti antar-jemput pasien dan pengantaran jenazah. Karena itu, ia berharap pemanfaatannya dapat terus berlanjut untuk kepentingan umat serta menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat.
Sementara itu, Bendahara Dewan Pengurus Wilayah Wahdah Islamiyah Gorontalo, Rohmiani Dai, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas bantuan tersebut. Selama ini, pelayanan penyelenggaraan jenazah masih mengandalkan kendaraan roda dua dan sarana yang terbatas.
Melalui program sosial Wahdah Inspirasi Zakat, Wahdah Islamiyah aktif membantu proses penyelenggaraan jenazah, mulai dari menyiapkan petugas, penceramah, hingga penyediaan kain kafan dan kebutuhan lainnya. Namun, pengadaan mobil jenazah menjadi kebutuhan mendesak yang belum terpenuhi.
“Pagi tadi pukul 07.00 tim kami baru saja melaksanakan pelayanan penyelenggaraan jenazah. Dengan adanya ambulans ini, pelayanan diharapkan menjadi lebih cepat, responsif, dan maksimal,” ujarnya.
Ke depan, masyarakat yang membutuhkan layanan penyelenggaraan jenazah dapat menghubungi markas Wahdah Islamiyah. Pihaknya juga berencana menyiapkan layanan call center guna memperkuat pelayanan sosial kepada masyarakat.(Adv)













