GORONTALO,MEDGO.ID – Penguatan keamanan lingkungan kampus, pencegahan radikalisme, hingga peningkatan wawasan kebangsaan menjadi sejumlah agenda yang dibahas Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bersama Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo. Kedua institusi sepakat memperkuat komunikasi dan membuka ruang kolaborasi untuk mendukung dunia pendidikan serta menjaga kondusivitas masyarakat.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan silaturahmi perdana Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Nurworo Danang, S.I.K., dengan Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., di Kampus Kerakyatan UNG, Rabu (4/11).
Kedatangan Kapolda disambut langsung oleh Rektor UNG bersama jajaran pimpinan universitas, mulai dari para wakil rektor hingga kepala biro. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut menjadi kesempatan bagi kedua institusi untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membicarakan berbagai peluang kerja sama.
Sejumlah sektor menjadi perhatian dalam audiensi tersebut. Selain pengembangan pendidikan dan penguatan keamanan serta ketertiban di lingkungan kampus, pembahasan juga mencakup upaya pencegahan radikalisme, penguatan nilai-nilai kebangsaan, serta kolaborasi dalam kegiatan akademik dan pengabdian kepada masyarakat.
Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., menyambut positif kunjungan Kapolda Gorontalo. Ia menilai hubungan antara perguruan tinggi dan kepolisian perlu terus diperkuat karena keduanya memiliki peran yang saling mendukung, terutama dalam menciptakan suasana pendidikan yang aman dan kondusif serta membentuk generasi muda yang berkualitas.
“Hubungan baik antara UNG dan Polda Gorontalo telah terbangun sejak lama. Sinergi tersebut perlu terus dijaga melalui komunikasi yang intensif, koordinasi yang efektif, dan komitmen bersama untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat,” ujar Eduart.
Menurutnya, hubungan kerja sama yang telah terbangun selama ini merupakan modal penting untuk menghadapi berbagai persoalan yang berpotensi muncul, baik di lingkungan perguruan tinggi maupun dalam kehidupan masyarakat. Dengan sinergi yang berkelanjutan, UNG diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga semakin berperan dalam mendukung pembangunan daerah.
Senada dengan hal tersebut, Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Nurworo Danang, menegaskan kesiapan jajaran kepolisian untuk membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih luas dengan kalangan perguruan tinggi, khususnya UNG.
“Kolaborasi antara kepolisian dan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun kesadaran hukum, memperkuat karakter kebangsaan, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif bagi aktivitas akademik,” terangnya.
Danang turut menyoroti pentingnya keterlibatan kalangan akademisi dan mahasiswa dalam menjaga keamanan serta membangun kehidupan sosial yang harmonis. Menurutnya, pemeliharaan keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Hal tersebut sejalan dengan tagline Polri, “Polisi Bersama Masyarakat”, yang menempatkan kedekatan, komunikasi, dan kolaborasi sebagai bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah kehidupan bermasyarakat.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas program kolaboratif antara UNG dan Polda Gorontalo. Sinergi kedua institusi diharapkan dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan nyata yang mendukung pengembangan pendidikan, penguatan karakter mahasiswa, serta terciptanya lingkungan kampus dan masyarakat yang aman, tertib, dan harmonis.(Adv)













