Banner IDwebhost
Banner IDwebhost
Berita  

Sinergi Pusat-Daerah, Program Makan Bergizi Gratis Siap Diterapkan Bertahap di Gorontalo

Brigjen TNI (Purn) Iriyanto, Tenaga Ahli Madya Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) RI, saat meberikan pengarahan, pada Selasa (02/07/2025)

Gorontalo, MEDGO.ID – Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama jajaran pemerintah pusat terus memperkuat sinergi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah inisiatif strategis dari Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pembangunan sumber daya manusia. Rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Dulohupa, Kantor Gubernur Gorontalo, Rabu (02/07), menjadi forum konsolidasi lintas instansi dalam mempercepat kesiapan implementasi MBG.

Brigjen TNI (Purn) Iriyanto, Tenaga Ahli Madya Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) RI, menekankan bahwa MBG merupakan program besar dengan pendekatan menyeluruh terhadap perbaikan gizi masyarakat.

“Program ini bertujuan memberikan jaminan asuransi gizi bagi kelompok rentan, seperti ibu hamil, penyandang disabilitas, serta anak-anak dari jenjang PAUD hingga SMA,” ujar Iriyanto.

Selain menyentuh dimensi kesehatan dan sosial, MBG juga diproyeksikan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Menurut Iriyanto, dari hulu hingga hilir, program ini membuka kesempatan luas bagi para pelaku usaha, khususnya di sektor pangan.

“Program ini membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru di daerah,” ungkapnya.

Pelaksanaan MBG akan dikoordinasikan oleh Badan Gizi Nasional (BGN), lembaga yang baru dibentuk pada Agustus 2024. Meski masih dalam tahap awal, BGN didorong untuk segera bergerak cepat.

Lihat Juga  DPD AMPI Asahan Masa Bakti 2026–2031 Resmi Dilantik

“BGN ini ibarat bayi yang baru lahir, tapi langsung diminta berlari. Oleh karena itu, kami di KSP terus mengawali, mentransmisikan, dan mempercepat pelaksanaan agar program ini tepat sasaran dan tepat waktu,” kata Iriyanto.

Dalam rapat tersebut, terungkap bahwa Gorontalo ditargetkan memiliki 101 dapur layanan MBG. Namun hingga kini baru delapan yang aktif. Iriyanto menyampaikan harapannya agar angka ini bisa melonjak signifikan dalam beberapa bulan ke depan.

“Kami berharap jumlah ini meningkat signifikan mulai Agustus,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menegaskan pentingnya kesiapan teknis di daerah untuk mendukung suksesnya MBG.

“Insyaallah di Gorontalo, program MBG akan mulai diimplementasikan kembali pada awal tahun ajaran tahun baru ini. Namun pelaksanaannya dilakukan secara bertahap, karena masih banyak hal yang harus disiapkan, seperti tenaga pelaksana yang kompeten, kesiapan dapur layanan, serta bahan pangan sesuai standar gizi,” jelas Idah.

Lihat Juga  Aksi Berujung Ricuh, Berujung Sekdes Laporkan Kejadian ke Polda Gorontalo

Ia juga menyoroti pentingnya penyesuaian menu agar sesuai dengan budaya makan anak-anak Gorontalo.

“Anak-anak di sini sejak kecil terbiasa makan makanan pedas. Jadi tentu menu MBG harus disesuaikan agar tetap bisa diterima tanpa mengurangi kandungan gizinya,” tutupnya.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh Direktur Kerja Sama dan Kemitraan BGN Kolonel CBA Muhammad Risal, Direktur Pengembangan Kelembagaan Ekonomi dan Investasi Desa Kementerian Desa Rafdinal, serta unsur Forkopimda dan OPD Provinsi Gorontalo. (Adv/IH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *