Gorontalo, MEDGO.ID – Pembangunan Strategis Nasional (PSN) Waduk Bulango Ulu di Kecamatan Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango, terus menunjukkan progres signifikan. Hal ini terlihat dari kunjungan Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie bersama Anggota DPR RI Komisi XII Rusli Habibie, Senin (05/01).
Wagub Gorontalo menyampaikan optimisme bahwa proyek waduk tersebut akan rampung sesuai target dan mulai memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain mendukung kebutuhan pengairan, Waduk Bulango Ulu juga diproyeksikan menjadi kawasan wisata yang dikelola secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Menurut Wagub, pengembangan kawasan waduk tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango agar potensi waduk dapat dimaksimalkan sebagai aset daerah yang mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM lokal.
“Pergerakan ekonomi dari kawasan bendungan ini sangat besar. Bahkan saat ini banyak kepala desa memilih mempertahankan lahannya karena melihat potensi pengembangan vila dan usaha wisata yang menguntungkan serta berdampak langsung bagi daerah,” ujar Wagub.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub juga menyampaikan perhatian terhadap anggaran pembangunan Waduk Bulango Ulu yang masih berstatus dibintangi. Anggota DPR RI Rusli Habibie menegaskan komitmennya untuk mengawal anggaran tersebut, mengingat proyek ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional.
Sementara itu, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II Gorontalo Ali Rahmat menjelaskan bahwa progres fisik pembangunan Waduk Bulango Ulu telah mencapai 91,5 persen. Ia optimistis proyek ini dapat diselesaikan pada tahun 2026.
Lebih lanjut, Ali Rahmat mengungkapkan bahwa pengisian awal waduk atau impounding direncanakan dimulai pada Maret 2026. Dengan memanfaatkan dua musim hujan, kapasitas air waduk ditargetkan terisi hingga minimal 75 persen.
Waduk Bulango Ulu sendiri mulai dibangun pada tahun 2019 dengan total anggaran mencapai Rp2,46 triliun. Bendungan ini memiliki kapasitas tampung sebesar 93,549 juta meter kubik dan luas genangan mencapai 549,11 hektare. (Adv/IH)













