Kab. Gorontalo, MEDGO.ID – Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama DPRD Provinsi dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menggelar diskusi terbuka dengan masyarakat terkait permasalahan pengelolaan perkebunan kelapa sawit di wilayah Gorontalo. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Toyidito, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Rabu (12/11).
Diskusi tersebut dibuka oleh Inspektur Daerah Provinsi Gorontalo, Zukri Surotinojo, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat, di antaranya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sultan Kalupe, Kepala Dinas Kumperindag Risjon Sunge, PIC KPK Wilayah Gorontalo dan Kalimantan Utara Basuki Haryono, serta Ketua Pansus DPRD Provinsi Gorontalo Umar Karim.
Dalam sambutannya, Zukri Surotinojo menegaskan pentingnya forum tersebut sebagai wadah komunikasi antara masyarakat, pemerintah, dan pihak-pihak terkait untuk mencari solusi bersama atas persoalan tata kelola perkebunan sawit di Gorontalo.
“Tentunya ini adalah kegiatan yang sangat penting yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi bersama Pansus DPRD Provinsi dan juga tim dari KPK RI. Ini adalah momentum yang sangat baik bagi bapak ibu masyarakat petani plasma untuk menyampaikan hal-hal yang menjadi masalah,” ujar Zukri.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi bersama DPRD telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas secara mendalam permasalahan tata kelola perkebunan sawit. Diharapkan melalui kegiatan ini akan muncul solusi konkret yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani plasma. (IH)
