Pohuwato, MEDGO.ID – Upaya stabilisasi harga kebutuhan pokok dan pengendalian inflasi kembali dilakukan Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Kumperindag dengan menggelar Giat Pasar Murah pada 20 November 2025. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi dan pokok-pokok pikiran (pokir) Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Djoni Dalanggo.
Acara yang dipusatkan di Galeri Djondall Entertainment, Desa Palopo, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato ini menyediakan 385 paket sembako berisi beras, gula, minyak goreng, telur, cabai rawit, bawang merah, dan ayam broiler. Setiap paket dijual dengan harga Rp90.000 untuk memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok di tengah tekanan harga.
Kepala Dinas Kumperindag Provinsi Gorontalo, Risjon Sunge, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa pasar murah ini dirancang untuk membantu masyarakat yang terdampak fluktuasi harga pangan.
“Melalui pasar murah ini, pemerintah berupaya memastikan masyarakat dapat mengakses bahan pokok dengan harga yang terjangkau. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari langkah strategis kami dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah,” ujarnya.
Program ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Salah satu warga Desa Palopo, Nurhayati, menuturkan bahwa paket sembako tersebut sangat membantu pemenuhan kebutuhan sehari-hari.
“Harganya jauh lebih murah dibandingkan di pasar. Paket ini sangat meringankan, terutama bagi kami yang penghasilannya tidak menentu. Kami berharap pasar murah seperti ini bisa sering diadakan,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Bidang Perdagangan Iwan Sondakh, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Djoni Dalanggo, serta pemerintah desa setempat. Pasar murah berjalan lancar dan antusiasme masyarakat terlihat dari cepat habisnya seluruh paket yang disediakan. (IH)
