Gorontalo, Medgo.ID — Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Provinsi Gorontalo membawa dampak positif bagi pengembangan sektor kelautan dan perikanan di daerah. Saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo, Sabtu (9/5/2026), pemerintah pusat membuka peluang besar bagi perluasan program KNMP di Gorontalo.
Dalam kunjungan tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyetujui 62 lokasi baru untuk pembangunan KNMP di berbagai wilayah Gorontalo. Program dengan estimasi anggaran mencapai Rp1,24 triliun itu diharapkan mampu mendorong transformasi desa-desa nelayan menjadi kawasan yang lebih mandiri, modern, dan produktif.
Keberhasilan menghadirkan Presiden Prabowo sekaligus memperoleh dukungan anggaran besar dari pemerintah pusat disebut tidak lepas dari peran aktif Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail. Setelah sebelumnya berhasil memperjuangkan anggaran untuk proyek hilirisasi ternak, Gusnar kembali membangun sinergi dengan KKP melalui program unggulan daerah bertajuk agromaritim.
Menurut Gusnar, konsep agromaritim yang dikembangkan Pemerintah Provinsi Gorontalo memiliki keselarasan dengan program nasional KNMP karena sama-sama berorientasi pada penguatan ekonomi masyarakat pesisir berbasis ekosistem.
Ia menegaskan bahwa pembangunan KNMP bukan sekadar menghadirkan fasilitas nelayan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi pesisir secara berkelanjutan.
Menindaklanjuti dukungan tersebut, Gubernur Gusnar telah menginstruksikan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota dalam menyiapkan administrasi, lokasi, serta kelengkapan dokumen yang dibutuhkan oleh KKP.
Gusnar juga mengajak seluruh pemerintah daerah di Gorontalo untuk bersama-sama memanfaatkan peluang besar tersebut demi meningkatkan kesejahteraan nelayan dan mempercepat pembangunan kawasan pesisir di Provinsi Gorontalo.(*)
