Gorontalo, Medgo.ID — Universitas Negeri Gorontalo (UNG) resmi meluncurkan logo Dies Natalis ke-33 sebagai identitas visual peringatan hari lahir UNG yang diperingati setiap 16 Januari, merujuk pada berdirinya STKIP Gorontalo berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 1993 tanggal 16 Januari 1993, yang kemudian menjadi cikal bakal mandirinya Universitas Negeri Gorontalo.
Logo Dies Natalis UNG ke-33 dirancang sebagai simbol perjalanan panjang institusi dalam membangun jati diri sebagai perguruan tinggi negeri yang tumbuh, mandiri, dan unggul. Angka “33” menjadi elemen utama yang merepresentasikan usia UNG, sekaligus menyimpan makna historis “63” yang melambangkan perjalanan UNG sejak masa Junior College hingga berkembang menjadi universitas negeri.
Konsep visual angka yang saling bertumpuk dan tersusun berjenjang menggambarkan proses pertumbuhan dan transformasi kelembagaan UNG, dari STKIP Gorontalo hingga menjadi Universitas Negeri Gorontalo yang kini terus bergerak menuju institusi yang semakin mandiri dan berdaya saing.
Dari sisi warna, angka “33” memadukan kuning keemasan dan merah maron. Kuning keemasan melambangkan warna almamater UNG pada masa STKIP, sedangkan merah maron merupakan warna almamater UNG setelah menjadi universitas negeri. Perpaduan keduanya mencerminkan keagungan, semangat, dan energi perubahan dalam perjalanan UNG.
Elemen teks pada logo terdiri atas “Dies Natalis”, “UNG”, serta tema “Tumbuh, Mandiri, Unggul”. Penggunaan logotype resmi UNG memperkuat identitas institusi, sementara tema tersebut mencerminkan arah dan komitmen pengembangan UNG di usia ke-33 tahun.
Logo Dies Natalis UNG ke-33 ini disiapkan dalam versi positif dan negatif untuk memastikan fleksibilitas penggunaannya pada berbagai media publikasi Dies Natalis.(Adv)



















