Gorontalo, MEDGO.ID — Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo merilis hasil pemantauan harga kebutuhan pokok di enam pasar utama pada Kamis (4/12). Laporan tersebut menunjukkan adanya fluktuasi harga pada sejumlah komoditas.
Harga beras tercatat stabil di kisaran Rp15.000–Rp16.250 per kilogram untuk berbagai jenis, termasuk Ciharan, IR-64, Pandan Wangi, hingga Superwin dan beras Bulog. Stabilitas ini dinilai sebagai dampak dari pasokan yang cukup serta distribusi yang berjalan normal.
Komoditas minyak goreng masih berada pada level tinggi. Minyak curah dijual Rp17.100–Rp18.900 per liter, sementara minyak kemasan premium mencapai Rp18.000–Rp24.000 per liter.
Pada komoditas daging, harga daging sapi murni bertahan pada kisaran Rp130.000–Rp140.000 per kilogram. Daging ayam broiler tercatat Rp60.000–Rp70.000 per ekor, sedangkan ayam kampung berada di kisaran Rp80.000–Rp90.000.
Pada kategori barang penting, harga semen tetap stabil antara Rp73.000–Rp77.000 per sak untuk berbagai merek.
Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, Risjon Sunge, menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan intensif jelang akhir tahun guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang.
“Pemantauan harga ini menjadi acuan dalam memastikan distribusi berjalan lancar dan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga wajar,” ujarnya. (Adv/IH)



















