Gorontalo, Medgo.ID – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo (FEB UNG) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia. Salah satu dosen terbaiknya, Dr. Boby Rantow Payu, S.Si., M.E., resmi meraih gelar Doktor (S3) setelah sukses mempertahankan disertasinya dalam Ujian Promosi Doktor di Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Jumat (30/1).
Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi lingkungan akademik UNG, khususnya FEB, karena menambah jumlah tenaga pendidik berkualifikasi doktor. Capaian ini sekaligus memperkuat posisi fakultas dalam meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam ujian promosi doktor, Boby mempresentasikan disertasi yang mengkaji literasi keuangan, perilaku keuangan, serta inklusi keuangan masyarakat Indonesia menggunakan pendekatan panel data lintas provinsi. Penelitian tersebut dinilai relevan dengan tantangan pembangunan nasional, terutama dalam mendorong partisipasi masyarakat di sektor keuangan dan investasi.
Sebagai salah satu pakar yang terlibat dalam proyek SDGs–SSTC–GIZ, Boby menekankan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan merupakan kunci dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Ia berharap hasil risetnya tidak hanya menjadi dokumen akademik semata, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai referensi strategis bagi para pembuat kebijakan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Fokus penelitian ini adalah bagaimana mendorong partisipasi masyarakat dalam sistem keuangan secara lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dekan FEB UNG, Dr. Raflin Hinelo, M.E., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan meraih gelar doktor bukan hanya prestasi pribadi, melainkan juga energi baru bagi institusi dalam meningkatkan kualitas layanan Tridharma Perguruan Tinggi.
“Keberhasilan ini menjadi suntikan semangat bagi fakultas untuk terus memperkuat kualitas tenaga pendidik di level tertinggi,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., IPU., ASEAN Eng., turut memberikan apresiasi atas pencapaian dosen FEB tersebut. Ia menilai bertambahnya dosen bergelar doktor akan semakin memperkokoh daya saing UNG, khususnya dalam pengembangan riset ekonomi yang berdampak langsung pada pembangunan daerah.
Dengan tambahan doktor baru ini, FEB UNG diharapkan semakin mampu menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang ekonomi, khususnya di kawasan timur Indonesia. Capaian ini juga menjadi bukti komitmen UNG dalam membangun tradisi akademik yang kuat, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan zaman.(Adv)
