Boalemo, Medgo.ID — Nasib naas menimpa seorang ibu rumah tangga, Rina Alan (44), menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh anak kandungnya sendiri, MAM (23), di Dusun III Tumba, Desa Rumbia, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 16.30 WITA.
Insiden bermula saat korban sedang membersihkan lahan di belakang rumah sambil memegang parang. Pelaku kemudian memanggil korban ke depan rumah. Namun saat korban mendekat, pelaku tiba-tiba merampas parang tersebut hingga terjadi aksi saling tarik.
Akibat perebutan senjata tajam itu, korban mengalami luka sayatan di jari tangan kanan. Tidak hanya itu, korban juga mengalami luka robek dan memar di bagian betis kaki kanan.
Usai kejadian, pelaku masuk ke dalam rumah dan tergeletak di depan pintu. Akibat kejadian ini, korban menduga anaknya berada di bawah pengaruh narkoba jenis sabu-sabu, mengingat pelaku disebut tidak tidur selama tiga hari tiga malam.
Diketahui, korban sebelumnya sengaja membawa pelaku dari Kabupaten Moutong ke Boalemo untuk menjauhkannya dari lingkungan buruk. Pelaku juga disebut pernah berulah di daerah tersebut hingga ditangani pihak kepolisian setempat.
Saksi mata, Liter Pagule (45), seorang petani, mengaku sempat melihat adanya pertengkaran verbal antara korban dan pelaku sebelum insiden terjadi. Ia juga mendengar teriakan korban sekitar pukul 16.40 WITA.
Merasa keselamatannya terancam, korban mengaku keberatan atas perbuatan anaknya dan telah diarahkan untuk membuat laporan di Polres Boalemo. Agar pelaku yang tak lain anak kandungnya pertanggung-jawabkan perbuatannya.
Sementara itu, pelaku kini telah diamankan di Mapolsek Botumoito untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Ia dibawa oleh aparat gabungan dari Koramil dan Polsek setempat. Pihak keluarga juga meminta agar pelaku dapat menjalani rehabilitasi.
Petugas Polsek Botumoito yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan situasi, serta melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dari keluarga dan warga sekitar. Hingga saat ini, kondisi di lokasi dilaporkan aman dan terkendali.(*)
