Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

700 Lulusan UNG Resmi Dikukuhkan, Rektor Tekankan Peran Alumni di Tengah Perubahan Zaman

GORONTALO , MEDGO.ID– Perjalanan akademik 700 mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) akhirnya mencapai garis akhir. Mereka resmi menyandang gelar akademik setelah mengikuti prosesi Wisuda ke-59 UNG yang berlangsung di Auditorium UNG, Kamis (17/9).

Para lulusan tersebut berasal dari beragam jenjang pendidikan, mulai Diploma, Sarjana, Magister hingga Doktor. Prosesi pengukuhan berlangsung dalam sidang senat terbuka yang dipimpin Rektor UNG Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., IPU., ASEAN.Eng., bersama Ketua Senat Prof. Dr. Femy Mahmud Sahami, M.Si., dan jajaran anggota senat.

Bagi para wisudawan, seremoni tersebut menjadi penanda berakhirnya masa studi sekaligus awal dari perjalanan baru di luar lingkungan kampus.

Rektor UNG Prof. Eduart Wolok menilai pencapaian para lulusan tidak dapat dilepaskan dari peran banyak pihak. Gelar akademik yang diraih mahasiswa, kata dia, juga menjadi buah dari proses pendidikan yang melibatkan dosen dan seluruh sivitas akademika.

“Ini bukan hanya tanda keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan studi, tetapi juga bukti dedikasi para dosen yang telah mendidik, membimbing, dan mengantarkan kalian hingga merengkuh gelar akademik hari ini. Keberhasilan ini patut kita syukuri bersama,” ujar Prof. Eduart.

Ia menegaskan, wisuda bukan sekadar seremoni penyerahan gelar. Setelah meninggalkan kampus, para lulusan dihadapkan pada ruang pengabdian yang lebih luas, termasuk tuntutan untuk mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan.

UNG berharap para alumninya tidak berhenti pada pencapaian akademik. Pengetahuan, keterampilan dan karakter yang dibentuk selama berada di lingkungan kampus diharapkan menjadi modal untuk menghadapi perubahan serta persoalan yang berkembang di masyarakat.

“Dengan bekal penting yang diperoleh selama menempuh pendidikan, para lulusan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa inovasi dan solusi di tengah tantangan dunia modern,” harap Prof. Eduart. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *