Gorontalo, MEDGO.ID – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menilai seni dan sastra dapat menjadi senjata ampuh untuk mencegah penyebaran paham terorisme.
Hal itu disampaikannya saat membuka Lomba Gelar Budaya dan Membaca Puisi yang digelar Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Selasa (12/8).
Idah menjelaskan, terorisme dapat muncul di berbagai tempat dan lingkungan. Oleh karena itu, pencegahannya tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan agama, melainkan juga perlu mengedepankan pendekatan budaya.
“Sastra dan seni bisa menjadi media yang efektif untuk menanamkan nilai kebangsaan dan kearifan lokal kepada generasi muda. Dengan mencintai budaya sendiri, kita dapat menghindarkan mereka dari pengaruh radikalisme,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan yang melibatkan generasi muda ini dapat membangkitkan rasa cinta tanah air dan memperkuat semangat nasionalisme.
“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa melalui karya seni yang membangun,” pungkasnya. (Adv/IH)



















