Kota Gorontalo, MEDGO.ID – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, secara resmi meluncurkan Gerakan Pariwisata Gorontalo Bersinar, sebuah inisiatif yang bertujuan menciptakan kawasan wisata yang bebas dari narkoba dan bersih dari sampah. Pencanangan ini dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), Minggu (06/07), dan dirangkaikan dengan Car Free Day di sepanjang Jalan Panjaitan, Kota Gorontalo.
Dalam sambutannya, Wagub menyampaikan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat, mulai dari tingkat kabupaten hingga kota, dalam mewujudkan pariwisata yang sehat dan aman.
“Gerakan Pariwisata Bersih Tanpa Narkoba ini menjadi komitmen seluruh elemen masyarakat, mulai dari tingkat kabupaten hingga kota, untuk menciptakan destinasi yang sehat, aman, dan nyaman,” ungkap Idah Syahidah.
Ia menambahkan bahwa gerakan ini harus menjadi bagian dari gerakan kolektif yang berkelanjutan dan tidak hanya berakhir pada momen peringatan semata.
“BNNP dan sektor pariwisata tidak bisa dipisahkan. Daerah wisata yang ingin berkembang harus bersih dari narkoba. Ini tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Tidak hanya soal narkoba, Wagub juga menekankan pentingnya kesadaran menjaga kebersihan lingkungan sekitar destinasi wisata.
“Kita juga harus menjaga lingkungan, bebas dari sampah. Seperti kegiatan pagi hari ini, banyak botol air minum kemasan, itu pembuangan sampah di tempat sampah, jangan ditinggalkan sembarangan. Kebersihan dan komitmen memberantas narkoba bukan hanya tanggung jawab hari ini, tapi setiap hari,” paparnya.
Kegiatan ini turut dihadiri para Duta Anti Narkoba, generasi muda dari kalangan Gen Z, serta sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala BNNP Gorontalo, Kakanwil Kemenkumham, Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Danlanal Gorontalo, dan para kepala dinas pariwisata se-Gorontalo. (Adv/IH)













