Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Risjon Sunge: Koperasi Desa Harus Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat

Gorontalo, MEDGO.ID – Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, Risjon Sunge, menekankan pentingnya peran koperasi desa dalam menggerakkan ekonomi lokal melalui usaha produktif dan berkelanjutan. Hal ini ia sampaikan saat mendampingi Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dalam kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Perekonomian, Minggu (13/07), di Rumah Jabatan Gubernur.

Dalam pertemuan itu, Risjon menjelaskan bahwa koperasi yang sedang dibina akan menjadi jalur distribusi pupuk bersubsidi bagi petani. “Pupuk yang akan dijual adalah pupuk subsidi. Ini akan sangat membantu petani karena harganya jauh lebih terjangkau dibanding pupuk non-subsidi,” ujarnya.

Namun, Risjon juga menegaskan bahwa skema usaha koperasi ini bukan berbasis bantuan sosial, melainkan berbasis pinjaman dari lembaga perbankan. Artinya, koperasi harus mampu mengelola usaha secara profesional dan bertanggung jawab.

Lihat Juga  Pani Gold Mine Alokasikan 21,63 Milyar untuk Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) 2026, Gubernur mengIntruksikan, Tuntaskan Tali Asih

“Ini dana pinjaman, bukan hibah. Maka harus dikembalikan. Ini murni untuk menggerakkan usaha koperasi. Kalau dikelola baik, koperasi akan berkembang dan berkontribusi besar pada ekonomi desa,” tegasnya.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa keberhasilan koperasi sangat tergantung pada kesadaran anggotanya. Menurutnya, masyarakat tidak boleh hanya melihat koperasi sebagai tempat meminjam uang, tetapi harus memiliki tanggung jawab dalam pengembalian dan pengelolaan usaha.

“Kesadaran anggota sangat penting. Jangan hanya meminjam tapi tidak mengembalikan. Itu akan mematikan koperasi,” tandas Risjon.

Ia juga mendorong pengurus koperasi untuk memilih jenis usaha yang realistis dan mudah dijalankan. Salah satu contoh yang disebutkan adalah usaha peternakan ayam, yang memiliki distribusi sederhana namun berpotensi berkembang secara berkelanjutan.

“Usaha seperti peternakan ayam ini simpel, mudah dijalankan, dan bisa dikembangkan. Dari situ, koperasi bisa tumbuh ke sektor lain,” jelasnya.

Lihat Juga  Pani Gold Mine Alokasikan 21,63 Milyar untuk Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) 2026, Gubernur mengIntruksikan, Tuntaskan Tali Asih

Risjon menambahkan bahwa model koperasi seperti ini adalah bentuk nyata dari arahan Presiden untuk menjadikan koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat. Koperasi yang dikelola dengan baik akan menjadi sumber pendapatan masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi desa.

“Tujuannya jelas, kegiatan koperasi harus melibatkan masyarakat secara langsung. Masyarakat juga yang akan menikmati hasilnya,” tutupnya. (IH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *