Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Pohuwato Gelar Peringatan Hari Desa Nasional, Satu-satunya di Gorontalo

Manado, Medgo.ID  – Kabupaten Pohuwato menggelar peringatan Hari Desa Nasional yang dihadiri Wakil Bupati Iwan S. Adam beserta unsur Forkopimda, TP PKK, dan perwakilan perbankan. Acara ini menjadi sorotan karena Pohuwato merupakan satu-satunya daerah di Provinsi Gorontalo yang melaksanakan peringatan tingkat kabupaten, sementara secara nasional kegiatan dipusatkan di Boyolali.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Iwan S. Adam mengukuhkan Komunitas Purna Bakti Kepala Desa dan Lurah Seluruh Indonesia (KOMPAKDESI) Kabupaten Pohuwato yang diketuai Iskandar Dalangko. Selain itu, diberikan bantuan simbolis alat tangkap ikan sebanyak 244 unit untuk 12 Kelompok Usaha Bersama (KUB), yang akan dinikmati oleh 122 orang nelayan.

Acara juga menyaksikan penyerahan Pagu Dana Alokasi Anggaran Desa Tahun 2026 kepada tiga desa, yaitu Desa Pohuwato Timur (Kecamatan Marisa), Desa Buntulia Barat (Kecamatan Duhiadaa), dan Desa Ayula (Kecamatan Randangan). Tak ketinggalan, diberikan bonus kejuaraan Lomba Desa Tahun 2025 kepada Desa Dambalo (Kecamatan Popayato), Desa Tirto Asri (Kecamatan Taluditi), dan Desa Karangetan (Kecamatan Dengilo).

Lihat Juga  Gorontalo Optimistis PENAS XVII Dongkrak Ekonomi dan Pertanian Lokal

Wabup Iwan menyampaikan permohonan maaf karena Bupati tidak dapat hadir karena harus menghadiri agenda di Kementerian Pekerjaan Umum terkait finalisasi pembangunan Kantor Bupati. Ia juga menyampaikan bahwa peringatan tahun ini mengusung tema “Bangun Desa, Bangun Indonesia; Desa Terdepan untuk Indonesia; Bangun Desa untuk Indonesia Emas 2045”.

Menurutnya, Dana Desa tahun 2026 mengalami penurunan, sehingga diperlukan kebijakan dan perencanaan yang lebih matang. “Setiap penggunaan anggaran desa harus benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. Ia juga mengimbau kepala desa, perangkat desa, dan BPD untuk meningkatkan kapasitas diri serta mengoptimalkan pembangunan, sekaligus menekankan peran strategis camat sebagai pembina.

Lihat Juga  UNG Genjot Kualitas, 55 Persen Prodi Ditargetkan Berstatus Unggul

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kadir Amran menambahkan bahwa penurunan Dana Desa mencapai 60 persen, sehingga diperlukan kolaborasi semua pihak. Peringatan ini diharapkan menjadi momentum untuk menguatkan peran desa sebagai ujung tombak pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *