Gorontalo, MEDGO.ID – Warga di Provinsi Gorontalo dalam beberapa minggu terakhir mengeluhkan kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg. Kondisi ini mendapat sorotan dari Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto.
“Dalam beberapa hari terakhir, kelangkaan LPG 3 kg sangat meresahkan masyarakat. Banyak keluhan warga Gorontalo yang masuk ke saya, khususnya dari dapil saya Pohuwato-Boalemo,” kata Mikson, Jumat (26/09).
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo itu menegaskan, Pertamina Patra Niaga harus memastikan ketersediaan stok sekaligus memperbaiki jalur distribusi agar tepat sasaran. Menurutnya, keberadaan LPG 3 kg sangat vital karena bukan hanya untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga menopang aktivitas pelaku usaha kecil menengah (UMKM).
“Pertamina Patra Niaga wajib memastikan ketersediaan dan jalur distribusi ini tepat sasaran, mengingat LPG 3 kg bukan saja menjadi kebutuhan pokok warga, tetapi menjadi kebutuhan para UMKM,” tegasnya.
Keluhan serupa juga disampaikan warga. Agus Supriadi, salah seorang warga, mengaku sudah kesulitan memperoleh tabung gas melon sejak beberapa minggu terakhir.
“Kelangkaan gas memang sudah terasa sejak beberapa minggu ini. Pihak Pertamina kayaknya membatasi penyaluran,” ungkapnya.
Menyikapi kondisi ini, Mikson berharap Pertamina segera mengambil langkah agar kelangkaan tidak terus berulang di Gorontalo.
“Sesegera mungkin saya akan sidak ke lapangan, dan jika diperlukan kami akan gelar Rapat Dengar Pendapat dengan pihak Pertamina Patra Niaga,” pungkasnya. (IH)













