Makassar, MEDGO.ID – Joint Working Group (JWG) ke-6 antara Jepang dan Indonesia telah sukses digelar di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar. Forum ini mempertemukan puluhan rektor dari berbagai perguruan tinggi terkemuka kedua negara untuk memperkuat kolaborasi akademik dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.
Selama tiga hari, para peserta membahas berbagai topik, termasuk isu lingkungan, tata kelola sosial, dan isu-isu strategis terkini seperti ilmu kelautan dan pengembangan studi doktoral. Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara untuk menjawab tantangan pendidikan di era globalisasi.
“Forum ini merupakan kesempatan emas bagi perguruan tinggi untuk berdiskusi menemukan solusi bersama atas isu-isu pendidikan tinggi yang kita hadapi saat ini, serta membangun kerja sama strategis antara Jepang dan Indonesia dalam bidang riset dan pengembangan akademik,” ujar Prof. Jamaluddin.
Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI), Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., berharap kolaborasi antara Indonesia dan Jepang dapat ditingkatkan dalam bentuk kerja sama riset yang lebih spesifik dan berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia.
“Ke depan, kolaborasi ini perlu ditingkatkan dalam bentuk kerja sama riset yang lebih spesifik, terutama dalam menjawab isu-isu strategis global yang melibatkan kepentingan kedua negara,” ujar Eduart. “Kemitraan ini sebaiknya tidak hanya simbolis, tapi juga mampu memberikan dampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia,” kata Prof Eduart
Dengan demikian, JWG ke-6 Jepang-Indonesia di Unhas Makassar menjadi wadah penting untuk memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara dalam bidang pendidikan dan riset.(*)



















