Kota Gorontalo, MEDGO.ID – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, pedagang musiman Bendera Merah Putih mulai bermunculan di berbagai ruas jalan di Kota Gorontalo.
Amun, salah seorang pedagang di Jalan Pangeran Hidayat (JDS), mengaku tradisi berjualan bendera setiap tahun selalu mendatangkan rezeki tambahan.
“Setiap tahun saya menjual bendera di tempat ini karena pembelinya lumayan banyak. Alhamdulillah, penghasilan harian cukup lumayan,” ungkap Pedagang asal Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo itu, Jumat (8/8).
Dimomen Agustus saat ini, Ia menjadikan sebagai peluang mencari penghasilan tambahan. “Kalau dibandingkan tahun lalu, omzetnya tahun ini sedikit menurun, tapi masih lumayan,” ujarnya.
Meski penghasilan belum menentu, Amun mengatakan biasanya akan meningkat menjelang 17 Agustus karena permintaan bendera melonjak.
“Kadang pembeli ramai, kadang sepi. Tapi mendekati perayaan kemerdekaan, pembeli meningkat dan penghasilan ikut naik, dan pembeli-pembeli yang datang bervariasi. Kebanyakan dari kalangan kantoran dan sekolah,” tambahnya.
Para pedagang musiman ini, menawarkan berbagai jenis bendera mulai ukuran kecil hingga besar, seperti umbul-umbul, bandir jumbo, bendera background, hingga pernak-pernik dekorasi khas kemerdekaan.
Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp25 ribu hingga Rp50 ribu, tergantung ukuran dan jenis bendera. Sementara untuk pernak-pernik kemerdekaan, harga disesuaikan dengan desain dan bahan yang digunakan. (IH)



















