Gorontalo, MEDGO.ID – Harga beras di Provinsi Gorontalo dilaporkan terus merangkak turun seiring dengan meningkatnya pasokan, baik yang berasal dari wilayah Gorontalo maupun dari luar daerah.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Provinsi Gorontalo, Risjon Sunge, menjelaskan bahwa pasokan beras dari Sulawesi Selatan yang masuk ke Gorontalo mulai memberi dampak positif terhadap penurunan harga.
“Per hari ini, di level distributor harga beras sudah dapat dijual dengan harga Rp690.000 per koli. Ini merupakan hal positif, dan diharapkan ke depan akan terus perlahan turun hingga mencapai harga yang lebih terjangkau oleh semua pihak,” ungkap Risjon Sunge, usai memantau harga bahan pokok pada Jumat (12/09/2025)
Ia menambahkan, Pemerintah Daerah baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota akan terus melakukan monitoring di pasar tradisional, sekaligus memastikan ketersediaan dan pasokan beras tetap aman untuk beberapa bulan ke depan.
Sejumlah warga menyambut baik kabar turunnya harga beras di pasaran. Menurut mereka, penurunan ini sangat membantu mengurangi beban belanja harian.
Salah satu pedagang di Pasar Sentral Kota Gorontalo, Ibu Rahma (45), mengatakan harga beras yang lebih murah memberi harapan besar bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, sekarang harga sudah mulai turun. Kalau stabil di harga yang terjangkau, kami pedagang juga lebih mudah menjual ke pembeli. Mudah-mudahan bisa terus turun,” ujarnya. (Adv/IH)




















