Gorontalo, MEDGO.ID – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, memastikan kesiapan daerahnya dalam menyambut program nasional Koperasi Desa Merah Putih yang akan dicanangkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia pada 21 Juli 2025 mendatang.
Hal ini disampaikannya saat menerima kunjungan Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan dari Kemenko Perekonomian di Rumah Jabatan Gubernur, Minggu (13/07). Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan pengecekan akhir terhadap kesiapan lokasi yang telah ditetapkan sebagai model percontohan koperasi desa.
“Gorontalo siap. Kami tinggal menyempurnakan beberapa aspek teknis, seperti pengisian gerai usaha di koperasi-koperasi tersebut,” ujar Gusnar.
Tiga lokasi telah ditetapkan sebagai pusat pelaksanaan pencanangan, yakni Desa Hutadaa, Gandaria, dan Hulawa. Ketiganya menjadi model awal program Koperasi Merah Putih yang diharapkan menjadi tonggak penguatan ekonomi desa berbasis koperasi.
Menurut data Pemerintah Provinsi, Gorontalo saat ini memiliki 729 koperasi yang seluruhnya sudah memiliki legalitas hukum dan struktur pengurus yang aktif.
Setelah peresmian oleh Presiden, koperasi-koperasi yang tergabung dalam program ini akan mendapat pendampingan dari sektor perbankan serta lembaga teknis lainnya untuk menyusun business plan dan mengembangkan potensi usaha secara berkelanjutan.
“Ini adalah peluang besar bagi koperasi untuk naik kelas, memperkuat ekonomi masyarakat desa, dan membuka lebih banyak lapangan kerja,” tambah Gubernur. (Adv/IH)



















