Gorontalo, MEDGO.ID — Kemeriahan tampak jelas di lingkungan Jurusan Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik (Sendratasik) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) setelah mereka tampil sebagai salah satu jurusan paling dominan pada ajang Fakultas Sastra dan Budaya (FSB) Cup 2025.
Pencapaian tersebut dirayakan melalui pertunjukan seni spontan yang digelar di halaman jurusan, mencerminkan rasa bangga dan sukacita seluruh civitas akademika.
Dosen Sendratasik, Mimy Astuty Pululadang, pada Sabtu (15/11) mengungkapkan bahwa prestasi tahun ini menunjukkan kualitas mahasiswa yang semakin matang dan kreatif di berbagai bidang kompetisi. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti perkembangan positif dari proses pembinaan yang selama ini dilakukan.
Di ranah kompetisi intelektual, tim debat yang beranggotakan Jim Zulfahri Katili dan Dhea Ananda berhasil meraih Juara 1 Best Team Lomba Debat Bahasa Indonesia. Pada cabang seni peran, Gilang Saputra Nento keluar sebagai yang terbaik dalam Lomba Monolog, sementara Muhammad Najmi mempersembahkan Juara 3 Lomba Baca Puisi.
Pada kategori vokal, mahasiswa Sendratasik kembali menunjukkan dominasinya. Dhimas Candra Lakita meraih juara pertama kategori Pop Putra. Sedangkan untuk Pop Putri, Mahardika Dewi Purnomo dan Masyita Rahmati Dj. Monoarfa sukses menduduki peringkat pertama dan kedua. Untuk genre Dangdut, raihan juara pertama dan kedua juga berhasil dibawa pulang oleh Sahid Kolongan, Chintya Bella, dan Alyuni Tambola.
Di cabang gerak, kreativitas mahasiswa tersalurkan melalui Lomba Senam Kreasi dengan hasil Juara 1 untuk tim Brakoca dan Juara 3 untuk tim Galaxy.
Sementara dalam kompetisi berbasis digital, mereka berhasil meraih Juara 1 Lomba Video Promosi FSB dan Juara 3 Mobile Legend oleh tim One Handed.
Ketua Jurusan Pendidikan Sendratasik, La Ode Karlan, turut memberikan apresiasi tinggi atas prestasi yang ditorehkan para mahasiswa.
“Alhamdulillah, semoga prestasi ini dapat dipertahankan dan menjadi motivasi untuk berkarya lebih baik lagi,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya dukungan dari pimpinan fakultas dalam keberhasilan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada Dekan FSB Prof. Dra. Nonny Basalama, M.A., Ph.D., dan para wakil dekan atas pembinaannya selama ini,” katanya.
Rangkaian prestasi ini menegaskan posisi Sendratasik sebagai salah satu jurusan dengan kemampuan seni dan kreativitas yang menonjol di Universitas Negeri Gorontalo. (IH)



















