Kota Gorontalo, MEDGO.ID – Berbeda dengan sejumlah daerah lain yang diwarnai kericuhan, gelombang aksi di Gorontalo pada Senin (01/09) berjalan kondusif. Gubernur Gusnar Ismail bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie dan Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Widodo mengedepankan pendekatan dialog sehingga potensi gesekan dapat dicegah.
Tercatat tiga titik aksi terjadi dalam satu hari. Aliansi Pinogu Merdeka melakukan demonstrasi di DPRD Provinsi, BEM Universitas Negeri Gorontalo (UNG) turun di Bundaran Hulondalo Indah, sementara kelompok Cipayung Plus menggelar orasi di Bundaran Telaga.
Dua kelompok massa, yakni Aliansi Pinogu Merdeka dan BEM UNG, sepakat menutup rangkaian aksi dengan menandatangani petisi dan fakta integritas bersama Gubernur Gusnar Ismail serta Wakil Gubernur Idah Syahidah. Kesepakatan ini menjadi bukti keterbukaan pemerintah dalam menampung aspirasi masyarakat maupun mahasiswa.
“Semua tuntutan akan kami proses dan ditindak lanjuti untuk kebaikan bersama daerah kita tercinta. Insya Allah Gorontalo tetap aman dan damai,” ujar Gubernur Gusnar melalui juru bicaranya, Dr. Alvian Mato.
Sempat terjadi insiden kebakaran kecil di lokasi aksi ketiga, namun aparat kepolisian dengan cepat melakukan langkah terukur sehingga situasi kembali terkendali. Hingga aksi berakhir, kondisi Gorontalo tetap aman dan jauh dari kericuhan. (Adv/IH)



















