Gorontalo, MEDGO.ID – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali menyiapkan langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di daerah. Fenomena meningkatnya harga bahan pokok akibat tingginya permintaan masyarakat pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) menjadi perhatian serius pemerintah setiap tahunnya, Kamis (04/12).
Dinas Kumperindag Provinsi Gorontalo memastikan bahwa Pasar Murah Bersubsidi akan kembali digelar sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Program ini telah menjadi agenda rutin yang selalu disiapkan menjelang HBKN, termasuk pada momen Nataru.
Untuk tahun ini, kegiatan pasar murah akan difokuskan di Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo. Selain menjadi wilayah dengan populasi besar, keduanya juga merupakan daerah perhitungan inflasi yang mewakili kondisi ekonomi Provinsi Gorontalo. Pasar murah juga diarahkan untuk menyasar masyarakat Nasrani yang akan merayakan Natal.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Kumperindag, Iwan Sondakh, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah mempersiapkan kegiatan ini dengan matang. Ia mengatakan bahwa pengumuman lokasi dan jadwal pelaksanaan akan segera disampaikan kepada masyarakat.
“Pasar murah merupakan agenda prioritas kami, terutama menjelang HBKN. Kami mengimbau masyarakat untuk bersabar menanti informasi resmi mengenai titik pelaksanaan. Bagi yang belum mendapatkan kesempatan, masih akan ada kegiatan serupa di waktu lainnya,” ujar Iwan.
Dengan adanya pasar murah bersubsidi ini, pemerintah berharap tekanan inflasi dapat diminimalkan, sekaligus membantu masyarakat menyambut Natal dan Tahun Baru dengan lebih ringan dan aman secara ekonomi. (Adv/IH)



















