Banner IDwebhost
Banner IDwebhost
Berita  

Dikbud Gorontalo Kawal Pembangunan SMAN 1 Pinogu, Aspirasi Guru Jadi Perhatian

GORONTALO,MEDGO.ID — Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mendorong pemerataan layanan pendidikan hingga ke wilayah terpencil. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pembangunan dan rehabilitasi fasilitas pendidikan di SMA Negeri 1 Pinogu, Kabupaten Bone Bolango, yang ditinjau langsung oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Selasa (22/9/2026).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Gubernur didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad, bersama Kabid PSMA dan Diksus Dikbud, Agus Irwin Sumba. Peninjauan dilakukan untuk memastikan perkembangan pekerjaan fisik sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembangunan di kawasan terpencil tersebut.

Pemprov Gorontalo telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,7 miliar untuk pembangunan sejumlah fasilitas di SMAN 1 Pinogu. Pekerjaan itu meliputi pembangunan ruang perpustakaan, laboratorium, toilet, rumah dinas guru, serta rehabilitasi ruang kelas.

Pelaksanaan pembangunan di Pinogu memiliki tantangan tersendiri. Kondisi geografis, tingginya biaya angkutan material, keterbatasan tenaga kerja lokal, hingga jaringan komunikasi yang belum memadai menjadi sejumlah hambatan yang perlu mendapat perhatian.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Gusnar Ismail menekankan agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target. Ia berharap pembangunan fasilitas pendidikan tersebut dapat rampung pada tahun ini.

Lihat Juga  Menteri PKP Puji Gorontalo, Progres Bedah Rumah Capai 60,99 Persen

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad, mengatakan bahwa pembangunan fasilitas sekolah merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperluas pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen memastikan anak-anak di wilayah terpencil memperoleh layanan pendidikan yang layak dan berkualitas.” ujar Kadis.

Selain mengevaluasi pembangunan fisik, rombongan Dikbud juga menyerap aspirasi para guru SMAN 1 Pinogu. Sejumlah kebutuhan yang disampaikan di antaranya tunjangan transportasi bagi tenaga pendidik di wilayah terpencil, ketersediaan air bersih, serta dukungan fasilitas komputer dan akses internet.

Pada kesempatan yang sama, para siswa menerima bantuan tas sekolah. Dikbud juga menyerahkan sejumlah perlengkapan olahraga, seperti bola sepak bola, bola voli, kok badminton, dan peralatan olahraga lainnya untuk menunjang kegiatan pembelajaran serta aktivitas olahraga di sekolah.

Di tengah keterbatasan akses, semangat para siswa SMAN 1 Pinogu dalam menempuh pendidikan tetap terjaga. Para guru menyampaikan bahwa siswa-siswi mereka tetap antusias mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang dilaksanakan di Kecamatan Kabila.

Perjalanan menuju Pinogu melalui jalur Tulabolo–Pinogu menjadi gambaran perjuangan para siswa dan guru dalam memperoleh akses pendidikan. Mereka harus melewati kawasan hutan, jalanan curam, hingga sejumlah sungai yang belum memiliki jembatan permanen.

Lihat Juga  Kuasa Hukum JT Yakin Laporan Balik Ke Nakes RS Siti Khadijah Naik Penyidikan

Kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para siswa untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Dukungan pemerintah, dedikasi guru, serta tekad para peserta didik menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan pendidikan di wilayah Pinogu.

Melalui pembangunan fasilitas sekolah dan pemenuhan kebutuhan pendidikan, Pemprov Gorontalo diharapkan dapat terus memperkuat pelayanan pendidikan yang merata dan berkualitas, termasuk bagi anak-anak yang tinggal di wilayah dengan keterbatasan geografis. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *