Banner IDwebhost
Banner IDwebhost
Berita  

Diduga Terjerat Hutang Rp 56 Miliar, 150 Pekerja Waduk Bolango Ulu Jadi Korban, Gaji yang Tak Kunjung Bayar

Bone Bolango, MEDGO.ID – Proyek pembangunan Bendungan Bulango Ulu kini diselimuti persoalan keuangan serius. PT Hutama Karya (HK), BUMN pelaksana proyek, diduga menunggak pembayaran sebesar Rp 56 miliar kepada perusahaan penyedia alat berat, PT. Pretrolindo Energi Perkasa (PEP). Akibatnya, sekitar 150 karyawan PT. PEP belum menerima gaji mereka selama beberapa waktu.

Penundaan pembayaran upah ini bermula sejak 5 Oktober 2025, ketika perusahaan seharusnya menyalurkan gaji bulanan. Namun, jadwal tersebut diundur beberapa kali—dari 5 ke 13, lalu 15, dan kini ditunda lagi ke 17 Oktober.

Seorang pekerja lapangan yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dengan janji-janji perusahaan. Padahal keteledorannya, akibat ulah pribadi, yang berdampak bagi pekerja lain.

Lihat Juga  Gorontalo Optimistis PENAS XVII Dongkrak Ekonomi dan Pertanian Lokal

“Kami sudah dijanjikan tiga kali, tapi sampai hari ini belum juga ada kepastian. Katanya karena HK belum bayar hutangnya,” ujarnya dengan nada kesal.

Menurut sumber internal PEP, keterlambatan pembayaran dari HK telah berlangsung sejak beberapa bulan lalu dan mempengaruhi seluruh operasional perusahaan, termasuk biaya perawatan alat berat dan kebutuhan logistik proyek.

Menurut sumber ini, sebenarnya berat hati ia menyampaikan hal ini, namun karena kondisi dapur masing-masing pekerja dirumah sudah menuntut, ditambah pinjaman uang ke berbagai pihak semakin menggunung, melalui pemberitaan ini, semoga para pihak dapat mencari solusi terbaik.

Sementara, Pihak PT. Hutama Karya maupun PT. Pretrolindo Energi Perkasa belum memberikan klarifikasi resmi saat dikonfirmasi terkait kabar tunggakan dan keterlambatan gaji tersebut. Namun, para pekerja berharap agar persoalan ini segera diselesaikan mengingat banyak dari mereka telah menunggak kebutuhan rumah tangga akibat belum menerima gaji. (Rdksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *