Tidak Ada Toleransi Bagi Pelaku Penyalagunaan Peredaran Narkoba disini

Tanjung Balai, MEDGO.ID – Satuan Reserse unit Narkoba Polres Tanjung Balai, Polda Sumut. Kembali lagi mengungkap kasus penyalagunaan peredaran narkotika jenis shabu. Kali ini berhasil lagi meringkus terduga pelaku berinisial JE alias Edi pria(47). Warga gang Cendrawasih ini diamankan petugas sekira pukul 22.00 Wib. Selasa 10 Agustus 2021, tidak jauh dari lokasi rumahnya saat sedang berdiri dipinggir Jalan Garuda LK. IV, Kelurahan Beting Kuala Kapias, Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai.

Kapolres Tanjung Balai AKBP Triyadi, SH, SIK, melalui Kasat Narkoba AKP Zulfikar, SH dan Kasubag Humas Polres IPTU AD. Panjaitan mengatakan. “Kita tidak akan toleransi dan mengulur waktu jika mendapatkan laporan dari sumber mana saja terkait penyalagunaan dan peredaran narkoba di Tanjung Balai ini langsung kita amankan dan proses,” tegasnya saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (11/8/2021).

Lebih lanjut diterangkan, Berawal dari informasi yang didapat berasal dari sumber yang layak dipercaya, menerangkan bahwa dilokasi Beting Kuala Kapias, PT Timur jaya Teluk Nibung, seorang pria dengan ciri yg sesuai dari sumber informasi yang didapat akan melakukan transaksi narkoba.

Usai mendapatkan laporan, Sat Res Narkoba dipimpin Kanit lidik II, IPDA N.Tamba. Langsung bergerak ke TKP, sampai dilokasi petugas melihat benar Pria tersebut sedang berada di pinggir jalan menurut laporan diduga akan melakukan transaksi. “Saat itu juga petugas langsung meringkus dan mengamankan pria tersebut,” ungkap AKP Zulfikar.

Foto: Sejumlah barang bukti yang juga berhasil diamankan petugas.

Pada saat dilakukan penangkapan adapun sejumlah barang bukti yang ditemukan dari tangan pelaku. 1 bungkus diduga narkotika jenis shabu dengan berat kotor keseluruhan 5,14 Gram. 1 unit Hp Merk Nokia warna hitam, 1 lembar kertas timah rokok sempoerna dan uang tunai sebesar Rp. 445.000.

Foto: Barang bukti dan bukti hasil alat tes positif.

 

Kemudian petugas lakukan introgasi, pelaku akhirnya menerangkan bahwa narkotika tersebut yang didapat adalah benar miliknya, atas perbuatanya pelaku terancam pasal 114 ayat (1) subs 112 ayat (1) ancaman pidana paling singkat 5 tahun paling lama 20 tahun. “Saat ini pelaku dan beserta sejumlah barang bukti diamankan ke Polres Tanjung Balai guna dilakukan proses sesuai Hukum lebih lanjut,” ungkap Kasubag Humas IPTU AD. Panjaitan. (mf-red)

Exit mobile version