Terjadi Lagi Dikota Kisaran! Lenyap 35 Juta Pencurian Modus Pecah Kaca

Tim Satreskrim Unit Jatanras Polres Asahan olah TKP bersama korban.

KISARAN, MEDGO.ID – Kembali lagi menggegerkan warga sekitar Kota Kisaran, Kali ini 35 Juta rupiah Lenyap digarap pencurian dengan modus pecah kaca mobil, beberapa waktu lalu sebelumnya lenyap 70 juta rupiah terjadi di jalan Diponegoro kisaran, namun pelakunya  belum terungkap sampai saat ini, hingga terjadi kembali di jalan HOS Cokroaminoto sekira pukul 13.45 Wib Siang tadi. Tepatnya di depan Bank Mandiri Kisaran Kabupaten Asahan, Selasa (13/7/2021).

BACA JUGA :  Penggugat Mangkir, Majelis Hakim PTUN Izinkan Pembangunan Masjid At Tabayyun

Informasi yang telah dihimpun, dimana korban adalah seorang ASN Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, korban Hj Nurhana (52) warga Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, menurut keterangan korban sebelumnya telah mengambil uang dari Bank Sumut Kisaran sebesar 40 Juta Rupiah.

BACA JUGA :  Diduga Hasil Pungli, Kejari Blora Sita Uang Sebanyak 865 juta

Selanjutnya, Selesai mengambil uang di Bank Sumut, korban langsung menuju ke Bank Mandiri untuk membayar tagihan BPJS, dengan memarkirkan mobil miliknya Toyota Rush bernomor Polisi BK 1543 VJ tepat di depan Bank Mandiri Kisaran. Dan meninggalkan 35 juta di jok mobil, 4.5 juta di kantung belakang jok, sisanya 500.000 dibawa ke dalam Bank.

Satreskrim unit Jatanras Polres Asahan bersama korban saat olah TKP.

“Sebelumnya saya baru dari Bank Sumut, dan setelah sampai menuju ke Bank Mandiri, padahal baru saja masuk kedalam Bank Mandiri, kira-kira 20 menitlah di dalam, saat keluar saya sangat terkejut melihat keadaan mobil yang sudah kondisi kacanya pecah di bagian samping kiri, dan semakin bingung, ketika saya ingat dengan uang yang 35 juta ada saya letakkan di jok mobil sudah lenyap tidak ada lagi di tempatnya. Saat itu juga langsung saya lapor ke Polres Asahan,” ucap Nurhana.

BACA JUGA :  Nasir Djibran, SH : Pimpinan BNI Gorontalo Menyusahkan Masyarakat

Menurut Nurhana, sebenarnya uang tersebut untuk kegiatan binaan sekolah SD dan PAUD yang sedang dirintisnya, semua kebutuhan sekolah tersebut dari hasil tabungannya. “Saya tidak pernah minta bantuan kemana-mana untuk sekolah yang saya rintis, dari hasil tabungan saya lah untuk sekolah,” ungkap Nurhana

“Unit tim kita dari Jatanras sudah melakukan olah TKP, ini sudah kedua kalinya terajdi dikisaran, Korban sudah buat laporan, Tim kami akan terus berusaha untuk mengungkap kasus ini. Sampai pelakunya ditangkap,” pungkas Kasat Reskrim AKP Ramadhani kepada wartawan melalui seluler. (*/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here