Satreskrim Polres Tanjung Balai Ungkap Kasus Pencabulan Anak Dibawa Umur

Ket foto: Pelaku Pencabulan Anak dibawa umur saat diamankan Satreskrim Polres Tanjung Balai.

TANJUNG BALAI, MEDGO.ID – Terjadi kembali pencabulan terhadap anak dibawa umur, kali ini terjadi diwilayah hukum Polres Tanjung Balai, Team Tekab Sat Reskrim Polres Tanjungbalai begitu mendapat hasil laporan dari keluarga korban langsung bergerak menangkap Usman Manurung (38) pelaku perbuatan pencabulan anak dibawah umur. Di Kecamatan Sei Tualang Raso kota Tanjungbalai, Rabu (21/7/2021).

Kapolres Tanjungbalai AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas IPTU AD Panjaitan saat dikonfirmasi wartawan melalui WA pribadi, mengatakan. “Iya benar, berawal hari Rabu tanggal 24 Maret 2021 Sekira Pukul 22.00 Wib di Kota Tanjung Balai Telah terjadi Perbuatan Cabul terhadap anak di bawah umur yang baru berusia 14 tahun,” terangnya

Lebih lanjut menjelaskan, Peristiwa ini terungkap saat orang tua korban memberitahukan bahwa pelaku telah melakukan perbuatan cabul korban dengan cara memanggil korban dan mengajak korban masuk kedalam rumah pelaku. “Saat didalam rumah, pelaku melancarkan aksi bejatnya dengan melucuti pakaian korban kemudian pelaku memberikan korban uang Rp. 5 ribu, dari pengakuan pelaku ternyata aksi bejadnya itu sudah berlangsung sebanyak 3 kali,” ungkapnya

IPTU Ahmad Dahlan Panjaitan menambahkan, dari hasil penyelidikan yang didapat mengetahui aksi bejat pelaku terbongkar saat orang tua korban menanyakan langsung kepada korban dan korban pun menceritakan semua apa yang sudah dialaminya.

Usai mendengar pengakuan korban, orang tua korban tidak terimah dan langsung melaporkan apa yang dialami korban ke Polres Tanjungbalai. Berdasarkan laporan tersebut, Nomor: LP / 108 / III / 2021 / SU / Res T. Balai tanggal 26 Maret 2021. Unit PPA langsung berkoordinasi dengan personil Team II Tekab Sat Reskrim Polres Tanjungbalai sekira Pukul 10.00 Wib Senin 19 Juli dan langsung melakukan penyelidikan.

Tanpa menunggu lama, Team Tekab Satreskrim Polres Tanjungbalai mendapatkan informasi bahwa pelaku tengah berada di Jalan Pasar Baru, tidak ingin menyiakan informasi yang didapat tersebut, Team yang dipimpin IPTU Eko Ady Ranto langsung menuju TKP, serta langsung meringkus pelaku dan menyerahkan pelaku ke Unit PPA untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Atas perbuatan tindak pidana tersebut, Pelaku terancam dijerat Pasal 81 ayat (1) UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang peraturan pengganti UU Nomor 1 tahun 2016, atas perubahan kedua UU RI, Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun,” ungkapnya. (MF-Red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here