Salah Satu Tokoh Penambang Turun Bantu Bangun 2 Rumah Korban Kebakaran di Buntulia

POHUWATO, MEDGO.ID – Kebakaran hebat yang melanda Desa Buntulia Tengah, Kecamatan Buntulia, pada awal November 2024 lalu menghanguskan rumah milik Asni Bagu dan Kusno Bagu, serta merambat ke gedung milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Moolango Pohuwato.

 

Insiden tersebut menyebabkan kerugian material yang cukup besar dan mengganggu layanan distribusi air bersih di sejumlah wilayah.

 

Melihat dampak dari kejadian tersebut, salah satu tokoh penambang, Nurlaila Kadji, turun tangan membantu dengan membangun dua rumah untuk keluarga korban kebakaran. Tindakannya yang penuh empati ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat dan tokoh setempat.

BACA JUGA :  Wabup Suharsi Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Tindak Pidana Yang Digelar Kejari Pohuwato

 

Kepala Desa Buntulia Tengah, Abdul Latif Bin Hola, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya terhadap bantuan yang diberikan oleh Nurlaila Kadji.

 

“Saya sangat mengapresiasi perhatian dan kepedulian dari salah satu tokoh penambang di Kecamatan Buntulia ini. Beliau memiliki hati besar untuk membantu masyarakat yang sedang kesulitan. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga korban dan tentunya menjadi contoh teladan bagi kita semua,” ujar Abdul Latif.

BACA JUGA :  Peringati HUT ke-53 Korpri, Bupati Saipul Tekankan Sikap Melayani Bukan Dilayani

 

Abdul Latif menambahkan bahwa aksi ini menunjukkan kuatnya semangat gotong-royong yang masih hidup di tengah masyarakat. “Semangat kebersamaan ini adalah kekuatan kita. Saya berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut, tidak hanya dalam situasi darurat, tetapi juga untuk kemajuan desa secara keseluruhan. Terlebih lagi pada tahun-tahun sebelumnya, beliau juga telah membantu beberapa rumah di lingkar tambang,” tambahnya.

BACA JUGA :  Air di Popayato Keruh, Bupati Saipul Adakan Rapat Khusus Bersama Plt. Direktur PDAM Moolango 

 

Bantuan yang diberikan Nurlaila Kadji tidak hanya berupa material bangunan, tetapi juga melibatkan pengawasan langsung dalam proses pembangunan hingga selesai. Hal ini dilakukan agar kedua keluarga korban bisa segera memiliki tempat tinggal yang layak setelah kehilangan rumah mereka akibat kebakaran.

 

Diharapkan, inisiatif sosial ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk saling membantu dalam menghadapi berbagai tantangan dan musibah. Kebersamaan dan kepedulian adalah kunci utama untuk bangkit dari kesulitan.