Pelaku Terancam Hukuman Mati! Penyidik: Tetapkan 3 Tersangka Pembunuhan Marsal

Press Release: Ungkap Kasus pelaku pembunuhan Mara Salem, Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Panca Putra Simanjutak didampingi Pangdam I/BB, Mayjen TNI Irwansyah.

Pematangsiantar, MEDGO.ID – Tim gabungan yang dipimpin oleh Dirkrimmum Poldasu, Kombes Pol Tatan Dirsan setelah bekerja keras memeriksa 57 saksi, akhirnya berhasil mengungkap sekaligus meringkus tiga terduga pelaku pembunuhan wartawan Marah Salem Harahap.

Saat gelar Press Release, Hal ini diungkapkan Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Panca Putra Simanjutak didampingi Pangdam I/BB, Mayjen TNI Irwansyah di Mapolres Pematangsiantar, Kamis (24/6/2021) sekira pukul 17.20 WIB.

“Tim gabungan setelah bekerja keras memeriksa 57 saksi, akhirnya berhasil meng ungkap sekaligus meringkus tiga pelaku. Salah satu tersangka adalah pemilik Ferrari Bar & Resto berinisial S (57), warga Jalan Seram Bawah, Kelurahan Banten, Kecamatan Siantar Barat,” kata Kapolda.

BACA JUGA :  Walikota Medan Ikut Serta Musnahkan Narkoba Senilai Rp2 Miliar

Tersangka kedua adalah YFP (31), warga Jalan Melati, Kelurahan Tanjung Tongah, Siantar Martoba yang menjabat sebagai Humas atau manajer tempat hiburan malam Ferrari Bar & Resto.

Konferensi Pers, Ungkap kasus pembunuhan Marsal Harahap.

Terduga ketiga berinisial A (oknum TNI) selaku eksekutor, yang menembak korban.

“Kita sudah meminta keterangan saksi-saksi dari Kantor LasserNewsToday sebanyak 3 orang, saksi warung tuak sebanyak 8 orang, saksi dari sekitar Hotel Siantar 16 orang, saksi di Tempat Kejadian Perkara, itu ada 23 orang dan saksi di Ferrari Bar & Resto itu sebanyak 5 orang, yang jumlahnya ada 57 orang,” sebut Kapolda.

BACA JUGA :  Pelaku Bobol Rumah! "RAM" Akhirnya Buy Masuk Sel

Kapoldasu juga menjelaskan kalau pihaknya sudah menelusuri seluruh perjalanan almarhum Marah Salem di saat-saat terakhir hayatnya. “Polisi juga mengamankan sejumlah alat bukti, antara lain rekaman CCTV,” bebernya.

Di samping itu polisi juga mengaman kan mobil milik Marsal, Datsun Go warna putih, BK 1921 WR, yang dikenderai Marsal Harahap, 1 unit sepedamotor Honda Vario, BK 6976 WAG, yang diken darai pelaku saat melakukan penemba kan.

Juga, satu lembar kuitansi dari Ferrari Bar & Resto, air softgun merk Walther Pick, 1 pucuk senpi jenis pistol merk buatan pabrikan seri N1911A17S, 1 buah magazin dengan 6 butir peluru aktif kaliber 9 mm, sepatu, kemeja dan tali pinggang.

BACA JUGA :  Bisnis Shabu! "HSN" Dapat Ruang Inap Gratis di Polres Asahan

“Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan Pasal 340 dan 338 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup,” tegas Kapolda.

Pengembangan akan terus dilakukan guna mengungkap kasus ini dengan jelas,dan untuk itu sudah ada kesepakatan dirinya dengan Pangdam I/BB, Mayjen TNI Irwansyah untuk menindak siapapun yang terlibat dalam kasus pembunuhan Marsal Harahap.

Menurutnya secara detail tidak dijelaskan siapa orang berinisial A dan dari kesatuan mana, Kapolda hanya minta jajaran Pangdam I/BB menindak lajuti hasil dari investigasi yang lakukan kepolisian. [*/Mf]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here