Pelaku Tembak Ibu Kandung dengan Senapan Angin Telah Diringkus

Ket foto: Unit Satuan Reskrim Polsek Pulau Raja Polres Asahan saat berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti sepucuk senapan angin laras panjang.

Asahan, MEDGO.ID — Seorang Pria berinisial “JS”(40) yang merupakan pemilik satu pucuk senjata berupa senapan angin laras panjang yang belum diketahui jelas motivnya hinga peluru senapan anginya mengenai seorang wanita (korban) berinisial “RM” yang tiada lain ternyata ibu kandung JS (pelaku), yang sedang mencari brondolan buah kelapa sawit.

Informasi yang didapat melalu humas Polres Asahan via group WA, Jumat (24/9/2021) Polsek Pulau Raja Polres Asahan Polda Sumut kemudian Berhasil mengamankan seorang Pria yang tiada lain diduga pelaku penembakan dengan menggunakan senapan angin yang mengakibatkan satu orang korban terluka.

Kapolres Asahan, AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH Melalui Kapolsek Pulau Raja AKP Mara Lidang Harahap SH didampingi Kanit Reskrim Polsek Pulau Raja IPDA Bambang Wahyudi, SH membenarkan kejadian tersebut.

Lebih lanjut menjelaskan Bahwa pada hari Jum’at sekira pukul 13.30 wib, korban berinisial “Rm” yang merupakan ibu kandung Pelaku yang sedang mencari berondolan buah kelapa sawit di kebun kelapa sawit yang tidak jauh dari lokasi tempat tinggal pelaku dan korban di Dusun VI Desa Alang Bonbon Kecamatan Aek Kuasan Kabupaten Asahan.

Pada saat korban mengumpuli berondolan buah kelapa sawit, tiba tiba korban mendengar bunyi suara seperti letusan tembakan senjata api dan waktu yang bersamaan korban merasa sakit pada punggung belakang sebelah kiri Kemudian  korban meraba punggungnya dan melihat sudah mengeluarkan darah dan langsung lemas dan terjatuh telungkup ke tanah.

Ket foto: Unit Satuan Reskrim Polsek Pulau Raja Polres Asahan saat berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti.

“Mendengar informasi Tersebut Kami  langsung menuju Lokasi Tempat kejadian Perkara (TKP) kemudian Dua Jam setelah Kejadian kami berhasil mengamankan Pelaku “RM” dan  barang bukti Berupa 1 Unit Senapan Angin ke Polsek Pulau Raja Guna Proses Penyidikan,” pungkas Kapolsek

Guna mempertanggung jawabkan perbuatanya pelaku dibawah Mapolres Asahan guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Pelaku terancam Pasal 360 KUHPidana Yo Pasal 1 UU. Darurat No. 12 Thn 1951 tentang Senpi dan Handak dengan ancaman maksimal 5 Tahun Penjara.

Atas kejadian ini Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH, mengimbau agar masyarakat yang memiliki senapan angin lebih berhati-hati dalam menggunakannya, sehingga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi.

“Seluruh pemilik senapan angin harus mengurus perizinan sesuai ketentuan, menggunakan senapan angin sesuai ketentuan, demikian pula dengan pemeliharaan dan penyimpanan juga harus benar,” ujar Kapolres Asahan.

Kapolres Juga menjelaskan bagi masyarakat yang ingin atau akan melakukan pengurusan izin kepemilikan senapan angin dapat menghubungi Satintelkam Polres Asahan “Setiap kepemilikan senapan angin tanpa izin, maka dapat diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Kapolres. [*/PS68]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here