Panglima TNI Bersama Kapolri Turun Ke Medan, Hadiri Rapat Kerja dengan Forkopimda Sumut

Foto: Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

MEDAN, MEDGO.ID – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto tiba di Kota Medan Sumatera Utara melalui Pangkalan Udara Lanud Soewondo, Jumat 13 Agustus petang.

Dari pantauan awak media yang berada dilokasi, Kedatangan Kapolri bersama Panglima TNI disambut Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hasanuddin, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi beserta pejabat lainnya.

Kedatangan Kapolri bersama Panglima TNI ke Kota Medan untuk melaksanakan rapat dengan Forkopimda Sumatera Utara sekaligus pemberian bantuan mesin oksigen konsentrator dan peresmian aplikasi silacak.

Didalam lokasi gedung Rapat, Kapolri dan Panglima TNI dengan Forkopimda Sumut.

Dalam pelaksanaan rapat, Sabtu (14/08/2021). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengimbau kepada warga Medan, Sumatera Utara (Sumut), yang terpapar Covid-19, untuk menjalani perawatan di lokasi Isolasi Terpusat (Isoter). Menurutnya, tempat tersebut jauh lebih aman dan nyaman bagi pasien yang terjangkit virus corona.

Mantan Kapolda Banten ini juga menyatakan, dengan isolasi di isoter, maka hal itu dapat melindungi keluarga dan kerabat dari paparan virus corona. Selain itu, isoter juga dilengkapi dengan segala fasilitas yang membuat masyarakat merasa nyaman dan tenang. Sehingga, pemulihan bakal cepat terjadi.

Oleh sebab itu, Sigit mendorong Forkopimda Medan, untuk menambah jumlah lokasi isoter dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada. Serta, melakukan sosialisasi kepada masyarakat bahwa isolasi di isoter lebih baik untuk percepatan pemulihan.

Kapolri juga menekankan kepada Forkopimda Medan untuk menjaga momentum pertumbuhan perekonomian di tengah Pandemi, dengan tetap menerapkan strategi pengendalian virus corona. Ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 7,07 persen. Sedangkan, Sumut perekonomiannya mulai tumbuh sekira 4,95 persen di saat Pandemi Covid-19.

Strategi mitigasi atau pengendalian Covid-19 yang harus diperkuat antara lain, protokol kesehatan yang ketat seperti 3M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak), penguatan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment). Dan terakhir, adalah melakukan percepatan vaksinasi. (*/M)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here