Insan Pers Kembali Teriris! Jurnalis di Majalengka Ditinju Hingga Berdarah

Foto: Tangkapan gambar di Fb.

Majalengka, MEDGO.ID – Beredar unggahan vidio digroup FB, kali ini Oknum ormas di Majalengka diduga melakukan penganiayaan dengan cara memukul dengan tangan ke salah satu wartawan yang sedang bertugas.

Padahal dalam aturan jurnalistik dan UU Pokok Pers jelas bahwa wartawan yang bertugas tidak bisa di intimidasi.

Setelah kejadian di Simalungun Sumatera Utara, Wartawan di Tembak Mati, dan di Gorontalo Wartawan di Bacok OTK, kini intimidasi dan penganiayaan menimpa wartawan di Majalengka Jawa Barat, yang menurut Video yang beredar, Persekusi, Intimidasi dan penganiayaan menimpa (Sulaeman – Red) Wartawan dari Media Tabloid “Cetak dan Online” Fokus Berita Indonesia (FBI) dan Wartawan Warta Jabar, Senin (28/6/2021).

Peristiwa tersebut terjadi di Kantor Desa Mekarwangi, Kecamatan Lemah Sugih Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ketika Wartawan akan melakukan Klarifikasi pemberitaan, namun hal yang terjadi malah mendapatkan cacian dan makian dan intimidasi oleh Oknum Ormas, bahkan terlihat di video terjadi pemukulan kepada wartawan, hingga menyebabkan luka di bagian wajah dan bersimbah darah

dan keluar kata kata yang tidak pantas di ucapkan kepada wartawan, oknum ormas tersebut dengan garangnya mengucapkan kata kata yang tidak pantas, menyebutkan nama nama hewan peliaraan.

BACA JUGA :  Tim Penyelidik Inspektorat Kendal Periksa Bangunan Pasar Darurat Weleri Yang Ambruk
Sulaeman, Wartawan dimajalengka, (Foto Capture)

Menanggapi kejadian tersebut, N. Mujianto selaku Pimpinan Media Tabloid FBI ” cetak & online ” ketika dikonfirmasi awak media menyampaikan, kalau dirinya baru tahu kejadian tersebut, setelah korban melaporkan kejadianya, suleman wartawan FBI via telephone menyampaikan kalau dirinya dapat persekusi , intimidasi , penganiayaan sampai pemukulan oleh orang tak dikenal. yang datang ke desa tersebut, saat dirinya ingin melakukan konfirmasi sambil silaturahmi ke aparatur desa,

BACA JUGA :  Walikota Medan Ikut Serta Musnahkan Narkoba Senilai Rp2 Miliar

Korban langsung mendatangi Polres Majalengka untuk membuat laporan kepolisian atas tindakan penganiayaan yang diterimanya, pada saat menjalankan tugas jurnalistik, dengan kejadian tersebut berharap polisi cepat menangkap pelaku penganiayaan terhadap dirinya.

Yang saat ini dalam penanganan pihak Kepolisian Polres Majalengka, dan menunggu hasil Visum yang dikawal kepolisin. kami juga menghormati proses hukum dan biarkan para penegak hukum bekerja sesuai hukum yang berlaku,

“Kami dari Redaksi menunggu langkah – langkah yang akan di lakukan oleh Polres Majalengka dalam menangani kejadian yang menimpa wartawan kami, dan pelaku segera ditangkap,” ujarnya

Wartawan kami bekerja sesuai Undang – Undang Pers NO.40 Tahun 1999 tentang tugas pokok pers,” Jelas Mujianto, Senin (28/6)

BACA JUGA :  Geger! Wartawan Tewas Ditemukan Warga Terapung Diperairan

Lanjutnya,” Dan dirinya meminta kepada Jajaran Polres Majalengka untuk sigap dan menindaklanjuti kejadian ini, dan menangkap para pelaku penganiayaan, siapa aktor intelektual yang mengundang oknum ormas tersebut.

Bahwa kami menjalankan tugas mengacu kepada undang – undang Pers No 40 Tahun 1999, yang menghalang – halangi tugas Wartawan dalam melaksanakan kejurnalistik bisa dikenakan sangsi denda ,”Tambah Mujianto

Video kejadian tersebut kini sedang Viral di berbagai Group WhatsApp Insan Pers di Nusantara, dan sangat mengecam atas tindakan oknum ormas tersebut, dan meminta Aparat Penegak Hukum, khususnya Polres Majalengka agar segera menindaklanjuti kejadian tersebut, agar tidak terulang kembali dan menyakiti hati Insan Pers di Indonesia. [*/Red]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here