Bayi 1 Tahun di Talawaan Minut Dibunuh Ibu Kandungnya

Sulut, MEDGO.ID – Warga Minahasa Utara, digegerkan dengan meninggalnya seorang bayi usia 1 tahun 5 bulan, akibat korban kekerasan ibunya sendiri.

Ibunya dengan inisial AA (23), diduga kuat pelaku utama, meregang nyawa balita naas tersebut.

AA kini telah menyerahkan diri, untuk pertanggung-jawabkan perbuatnnya, di Polres Minahasa Utara, pada Kamis (04/08/2022).

Merebaknya, kejadian ini, sontak warga kompleks salah satu perumahan di Kecamatan Talawaan, Minut, Sulawesi Utara, ramai berkumpul dikediaman korban.

Sangat tragis seorang bayi berusia 1 tahun 5 bulan di Minahasa Utara (Minut) Sulawesi Utara (Sulut), meninggal dunia. Diduga bayi malang itu dibunuh ibu kandungnya sendiri berinisial AA (23). Kini terduga pelaku telah diamankan di Polres Minahasa Utara.

BACA JUGA :  Menag: Forum Halal H20 Momentum Bangun Kemitraan Halal Global

Tak menunggu lama, sejumlah aparat kepolisian langsung melakukan oleh TK, dengan memasang pilice line (garis polisi), guna mengungkap kronologis meninggalnya bayi naas tak berdosa itu.

Para petugas kepolisian dari Polres Minut langsung mengambil keterangan warga yang mengetahui peristiwa bayi yang meninggal tersebut. Untuk itu petugas telah memasang garis polisi agar supaya warga tidak diizinkan mendekati lokasi kejadian.

Kapolsek Dimembe Iptu Fadhly langsung datang ke TKP dan juga terlihat pula Tim Inafis sedang melakukan pengembangan di TKP.

BACA JUGA :  Panitia Apresiasi Antusias Peserta Munas I Pemerhati Jurnalis Siber Tinggi

“Ada tindak pidana pembunuhan yang diduga dilakukan ibu kandungnya terhadap anaknya,” kata Kapolsek Dimembe Iptu Fadhly, Kamis (4/8/2022), di Kecamatan Talawaan, Minut, yang dikutip dari sindonews

Kapolsek juga mengatakan, korban ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 14.30 Wita, di rumah terduga pelaku. “Informasi yang didapat kejadian kurang lebih setengah 3. Setelah mendapatkan informasi, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pemerintah setempat,” katanya.

Dia menambahkan, untuk terduga pelaku sudah diamankan. Selanjutnya ada beberapa pihak ikut diperiksa termasuk terduga pelaku dan orang yang berada di lokasi. “Untuk sementara kami melakukan pemeriksaan untuk korban, dan mengambil keterangan untuk orang -orang yang berada di TKP,” ujarnya. Baca juga: Janda Guru Les Piano Diduga Dibunuh, Polres Jember Dalami Motif Perampokan

BACA JUGA :  Dibuka Dewan Pers, Munas I PJS Aklamasi Memilih Ketum Mahmud Marhaba

Kapolsek Dimembe menyatakan demi kepentingan penyelidikan, pihaknya telah membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado untuk dilakukan autopsi. “Korban sementara dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Manado untuk dilakukan autopsi untuk petunjuk penyebab kematiannya,” tuturnya.(*)