Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Wakil Ketua DPRD Ridwan Monoarfa Ingatkan Potensi Kelangkaan BBM Dampak Gejolak Global

Screenshot

Gorontalo, Medgo.ID – wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Ridwan Monoarfa, Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo dari Fraksi Partai NasDem, menyebut kondisi ketersediaan pangan di Gorontalo hingga saat ini masih relatif aman berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan Komisi II di lapangan.

Ridwan menjelaskan, beberapa komoditas utama masih berada pada kondisi stabil, terutama beras. Namun demikian, terdapat sedikit kenaikan pada komoditas cabai.

“Untuk pangan, monitoring kami di lapangan masih aman. Beberapa komoditas seperti beras masih stabil, hanya saja cabai mengalami sedikit kenaikan,” ujarnya, Senin (09/03).

Selain pangan, Ridwan juga menyoroti potensi dampak situasi geopolitik global terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). Menurutnya, ketegangan regional antara dan berpotensi mempengaruhi harga minyak dunia.

Ia menjelaskan, harga minyak yang sebelumnya berada di kisaran 70 dolar per barel kini telah mencapai sekitar 90 dolar. Kondisi tersebut berpotensi mempengaruhi kebijakan subsidi energi di tingkat pemerintah pusat.

Lihat Juga  Teluk Tomini Jadi Sorotan, Rektor UNG Paparkan Kekayaan Bawah Laut di MAX 2026

Meski demikian, Ridwan menegaskan bahwa harga dan ketersediaan BBM di Indonesia, termasuk di Gorontalo, masih dalam kondisi stabil. Pemerintah pusat, kata dia, masih berupaya mencari solusi dalam beberapa waktu ke depan.

“Saat ini harga di Indonesia, khususnya di daerah, masih tetap stabil. Pemerintah berharap dalam 20 hari ke depan bisa ada jalan keluar dari situasi ini,” katanya.

Ridwan mengingatkan bahwa jika ketegangan global semakin memanas dalam beberapa pekan ke depan, dampaknya bukan hanya pada kenaikan harga BBM, tetapi juga potensi kelangkaan pasokan. “Bukan hanya harga yang bisa naik, tapi juga bisa terjadi kelangkaan karena stok menjadi terbatas,” jelasnya.

Ia berharap pemerintah pusat dapat segera mengantisipasi kondisi tersebut agar tidak berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurutnya, kelangkaan BBM dapat menimbulkan dampak serius terhadap pergerakan ekonomi dan mobilitas masyarakat.

“Jika terjadi kelangkaan, tentu akan menimbulkan problem. Aktivitas ekonomi bisa berhenti dan pergerakan masyarakat juga ikut terganggu,” tambahnya.

Lihat Juga  Dumbo Raya Jadi Pilot Project Pengelolaan Sampah Berbasis Kolaborasi Multi Pihak

Ridwan juga mengingatkan masyarakat dan pelaku usaha agar tidak melakukan penimbunan BBM atau memanfaatkan situasi dengan spekulasi yang dapat memperparah kondisi.

“Kami berharap jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan situasi dengan melakukan penimbunan atau spekulasi. Jika ada konsekuensi dari kondisi global, kita hadapi bersama secara normal,” pungkasnya. (IH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *